Jelang Pilkades Serentak, Polres Batang Gencar Sosialisasi Kamtibmas

  Rabu, 25 September 2019   Abdul Arif
Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga. (ANTARA)

BATANG, AYOBATANG.COM--Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak pada 29 September 2019 mendatang, Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, terus menggiatkan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat di desa. 

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada kepedulian masyarakat dalam ikut mengamankan pesta demokrasi rakyat yang akan dilaksanakan pada 29 September 2019.

AYO BACA : 18 Desa Siap Gelar Pilkades Tanpa Politik Uang

\"Personel kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam mengamankan pesta demokrasi tanpa keterlibatan masyarakat dan unsur lainnya. Kami berharap semua pihak ikut menjaga pelaksanaan pilkades berlangsung dengan lancar dan aman,\" katanya di Batang, Rabu (25/9/2019).

Menurut dia, keterlibat para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan pilkades serentak.

AYO BACA : Pemkab Batang Serius Kejar Peningkatan Insentif Daerah

\"Kami berharap para tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun pemuda bisa ikut mendinginkan dan meredakan saat muncul kegaduhan. Keterlibatan mereka dalam penyelenggaraan pilkades serentak ini akan membantu polisi,\" katanya.

Ia mengatakan hingga kini perkembangan situasi kamtibmas di daerah ini masih dalam kondisi aman, damai, dan kondusif.

Pada pengamanan Pilkades Serentak 2019, kata dia, polres akan menerjunkan sebanyak 1.300 personel terdiri atas kekuatan dari Polres Batang sebanyak 420 personel, Brimob (100 personel), Polda Jateng (200), Polres Kendal (90), Polres Pekalongan (90), Polres Pekalongan Kota (90), Polres Pemalang (90), Polres Tegal Kota (90), dan Polres Brebes  70 personel.

\"Selain itu, kami juga akan dibantu pengamanan pilkades dari Tentara Nasional Indonesia, pemkab, dan tokoh masyarakat. Kami mengimbau pada calon kades tetap menjaga situasi yang damai di desanya masing-masing selama pelaksanaan pilkades dan tidak melakukan intimidasi, ancaman, penganiayaan, pengrusakan, maupun perkelahian,\" katanya.

AYO BACA : Tanggap Darurat, Wihaji: PMI Selalu Terdepan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->