Warga Keluhkan Tebing Sungai Rengas Batang Rusak, Wabup Suyono Cek Lokasi

  Selasa, 28 Januari 2020   Dwi Ariadi
Wabup Batang Suyono mengecek sungai Rengas, Selasa (28/1/2020).

SUBAH, AYOBATANG.COM-- Sudah puluhan tahun warga Dukuh Liyangan, Desa Subah, Kecamatan Subah mengeluhkan kondisi tebing sungai yang sudah rusak parah tak kunjung diperbaiki.

Padahal, tebing tersebut merupakan pembatas antara sungai dengan jalan akses warga dan perumahan.

Suparto, warga Dukuh Liyangan mengatakan, tebing sungai rengas sudah 10 tahun yang lalu mengalami kerusakan hingga akhirnya antara sungai dan jalan sudah tidak ada batasnya lagi dan rawan longsor.
Parahnya lagi jika musim hujan seperti sekarang ini luapan sungai rengas hampir sampai ke jalan desa.

AYO BACA : Islamic Center Dibangun di Banyuputih, Ini Pertimbangan Bupati Wihaji

\"Sudah sejak 4 bulan yang lalu warga melakukan perbaikan sendiri bekerja bakti, swadaya sambil menunggu uluran tangan para donatur serta bantuan dari Pemerintah Daerah yang sebelumnya sudah melaporkan ke Wakil Bupati Suyono,\" katanya.

Setiap sore hari lanjutnya, warga turun ke sungai mengambil batu untuk dijadikan bahan material pondasi sembari membersihkan aliran sungai yang dulunya terbagi menjadi dua bagian. Sebelumya warga sudah mengusulkan untuk pembanguan tebing ke Pemerintah Desa malalui penggunaan anggaran Dana Desa namun hingga sekarang belum ada realisasinya.

\"Panjang pembatas sungai sendiri antara 450 meter dengan tinggi 6 meter yang rencananya selain menjadi pembatas sungai juga akan dijadikan gardu pandang untuk tempat swafoto warga,\" ungkapnya.

AYO BACA : RSUD Kardinah Tegal Siapkan 3 Ruang Isolasi Tangani Pasien Terinfeksi Virus Corona

Wabup Suyono yang menerima keluhan warga langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat lokasi, Selasa (28/1/20).

Wabup Suyono didampingi oleh Perwakilan DPUPR, Kasi Pembangunan Kecamatan Subah dan sejumlah perangkat desa Subah.

\"Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Subah khususnya Dukuh Liyangan yang telah tanggap dan respons dengan keadaan di desanya. Apresiasi juga saya sampaika. untuk warga yang telah melakukan kerja bakti, gotong royong membangun talud sendiri untuk kepentingan bersama, ini patut dicontoh oleh seluruh masyarakat Kabupaten Batang,\" kata Suyono.

Dari tinjauan kondisi tebing, Suyono mengakui sangat membahayakan selain dapat terjadi longsor sewaktu-waktu juga bisa memutus akses jalan.
Untuk itu, Pemerintah Daerah telah menggarkan untuk rehab sender Rp225 juta di anggaran perubahan atau anggaran di tahun 2021.

Ia juga menambahkan, sudah menjadi kewajiban Pemerintah hadir membantu masyarakat dan memenuhi setiap kebutuhan masyarakat terlebih untuk kepentingan umum yang menyangkut banyak hal.

AYO BACA : Dinkes Siapkan Ruang Khusus di RS Jateng Antisipasi Penyebaran Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar