Mahasiswa KKN UNS Jadi Relawan Covid-19 di Desa Randu

  Selasa, 07 Juli 2020   Muslihun
Rahayu Suciati mahasiswa KKN UNS Fakultas Pendidikan Fisika angkatan 2017 memberikan handsanitizer ke pemuda Desa Randu Kecamatan Pecalungan. (dok)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring diikuti 980 mahasiswa dengan sebutan Relawan Covid-19. 

KKN tersebut dibagi menjadi tiga gelombang yang berlangsung sejak 30 April 2020 hingga 19 Juni 2020. Dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Winarno S Si M Eng.

Rahayu Suciati, satu diantara mahasiswa ikut KKN di Desa Randu, Kecamatan Pecalungan, Batang mengatakan, Program kerja yang telah dilaksanakan diantaranya pemanfaatan lahan pekarangan menjadi warung hidup serta melakukan edukasi pencegahan Covid-19.

"Pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup dilakukan dengan dua cara. Menanam secara langsung pada lahan pekarangan luas dan menanam dengan media polybag atau pot untuk rumah dengan lahan pekarangan sempit," katanya 

Ia juga memanfaatakan barang bekas sebagai yang dijadikan sebagai polybag seperti plastik bungkus minyak, keranjang, maupun ember bekas.

"Pemanfaatan barang bekas atau barang yang tidak terpakai sangat menghemat biaya, adapaun hasil panen dari lahan pekaran dapat dimanfaatkan sebagai pemenuh kebutuhan sayur-mayur bagi keluarga," jelasnya. 

Tidak hanya itu, Mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2017 bersama rekan KKN juga memberikan edukasi Covid-19 melalui media sosial, pemasangan poster maupun spanduk yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa. 

"Kita juga membuat kompetisi konten Foto dan video berisi imbauan kepala Desa Randu untuk menggunkan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan untuk cegah virus korona," katanya.

Rahayu Suciati juga mengungkapkan, kompetisi foto dan video untuk mengajak masyarakat menyebarkan informasi positif terkait Covid-19 di media sosial. 

"Melalui video dan foto masyarakat dapat teredukasi dengan baik. Kita juga melakukan pemasangan spanduk dan poster, serta pengadaan sabun cuci tangan di fasilitas umum seperti masjid, toko, warung, dan bengkel," pungkasnya. 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar