UMKM Batang Pasarkan Produk Kopi ke Australia

  Rabu, 08 Juli 2020   Muslihun
Pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ika Yuanita memamerkan produk kopi yang kini mampu ekspor ke Australia.(dok)

BAWANG, AYOBATANG.COM-- Kabupaten Batang merupakan daerah yang berpotensi untuk menjadi sentra penghasil kopi unggulan.

Satu di antaranya di kawasan dataran tinggi Desa Surjo Kecamatan Bawang. Ada sekitar 500 hektare kebun kopi.

Namun, keterbatasan dalam proses distribusi menjadi permasalahan tersendiri bagi para petani lokal.

AYO BACA : Ayam Frozen Higienis, Jadi Solusi Menurunkan Harga Daging Ayam

Sehingga rantai pemasok antara petani dan pembeli terputus di tengah akibat kurangnya akses petani terhadap pembeli yang mengakibatkan para petani lokal kesulitan dalam memasarkan produknya.

Hal itu lah yang menjadikan pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ika Yuanita menggandeng petani lokal memproduksi kopi unggulan kelas super premium untuk bisa dikenalkan ke daerah lain hingga ke luar negeri. 

\"Sebagai penikmat kopi dan warga asli Bawang, saya melihat ada potensi kopi Bawang sangat bagus serta bisa dibawa ke pangsa pasar luar. Untuk itu saya menggandeng petani lokal bagaimana memproduksi kopi yang berkualitas kelas super premium,\" tuturnya Rabu (8/7/2020).

AYO BACA : Dinas Pertanian Batang Dampingi Petani Hasilkan Kopi Berkualitas

UMKM miliknya dengan brand \"Kingkaf\", memilih untuk terjun langsung dan memberikan standart bahan baku kualitas terbaik sekaligus mengedukasi petani untuk diarahkan pengambilan biji kopi premium.
 
\"Untuk bahan baku saya terjun langsung ke petani, dengan pemilihan kopi sesuai  standart yang saya inginkan sehingga petani menyesuaikan dan mengarah ke arah premium yaitu kopi yang dipetik merah,\" ujarnya.
 
Selain kualitas, untuk meningkatkan harga jual, Ika juga membuat kemasan yang menarik.

\"Pangsa pasar lebih banyak main ke luar daerah karena segi daya beli lebih bagus dan kesempatan saya kenalkan kopi lokal ke daerah lain. Tentu kualitas nomor satu lalu packaging juga tidak lupa dibikin semenarik dengan segmen kelas menengah ke atas,\" jelasnya.

Bermodal kualitas rasa dan packaging,  Ika berhasil membuka lima cabang outlet di Batang, Semarang, Bali, Palembang, dan Melbourne, Australia. 

\"Untuk harga bervariasi setiap jenis, ada arabika super, arabika wine, liberika, robusta super, robusta peabery, robusta wine, dengan kisaran harga Rp30 Ribu hingga Rp85 Ribu per 100 gram,\" katanya. 

AYO BACA : KIT Batang Memasuki Tahapan Pembuatan Master Plan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar