Polisi Masih Selidiki Temuan Mayat Pria Berbaju Loreng, Diduga Korban Pembunuhan

  Senin, 14 September 2020   Muslihun
Sejumlah personel Polres Batang mengevakuasi mayat yang ditemukan di bawah jembatan tol Pemalang-Batang, Desa Sawahjoho Kecamatan Warungsem. (dok)

BATANG, AYOBATANG.COM - Polisi masih menyelidiki temuan mayat pria berbaju loreng dengan kondisi tangan dan kakinya terikat di bawah jembatan tol Pemalang-Batang, tepatnya di Desa Sawahjoho Kecamatan Warungsem. Mayat tersebut ditemukan pada Jumat (11/9/2020).

Kasat Reskrim Polres Batang AKP Budi Santoso mengatakan kasus itu masih dalam penanganan. Budi belum mau memberikan keterangan lebih terkait penyebab kematian korban.

\"Masih kita tangani,\" kata Budi. Saat dihubungi melalui sambungan telepon.

AYO BACA : Mayat Berjaket Loreng Membusuk di Bawah Jembatan Tol Pemalang- Batang

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria yang kaki dan tangannya terikat ditemukan di bawah jembatan Tol Pemalang-Batang, Jumat (11/9/2020). 

Saat ditemukan kondisi tangan terikat, korban menggunakan pakaian loreng mirip TNI, dalam kondisi telungkup dan membusuk. Polisi memastikan mayat tersebut korban pembunuhan.

\"Iya (korban) pembunuhan,\" ujar Kasat Reskrim Polres Batang AKP Budi Santoso.

AYO BACA : Dapat Sentilan Bupati, Razia Satpol PP Batang Amankan 20 Anak Punk

Terpisah, Kodam IV/ Diponegoro memberi penjelasan terkait mayat pria berbaju loreng tersebut. Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto memastikan pria tersebut bukan anggota TNI.

Dalam siaran persnya, Susanto menjelaskan dari data di Satreskrim Polres Batang, korban bernama Syamsudin (56) pekerjaan sebagai buruh atau sopir truk dan beralamatkan di Jalan Gajah Timur I, Kabupaten Lampung Tengah.

\"Korban meninggal dunia yang ditemukan menggunakan seragam (baju) TNI tanpa identitas pribadi dan satuan bukan anggota TNI dan kasusnya sedang ditangani oleh Polres Batang,\" kata Susanto lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (12/9/2020).

Jenazah sempat dibawa ke RSUD Kalisari Batang untuk dilakukan otopsi pada Minggu (13/9/2020) dan sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga. 

\"Sudah diambil pihak keluarga dengan menggunakan mobil sini, hari Minggu (13/9),\" kata Kepala Bidang Perawatan RSUD Kalisari Batang, Samuri, saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/9/2020).

AYO BACA : Rusak Parah, Komisi D DPRD Batang Sidak Galian C di 2 Desa

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar