Serapan Kartu Tani di Batang Capai 100%

  Selasa, 15 September 2020   Muslihun
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Heru Yuwono. (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM- Proses pencairan pupuk bersubsidi dengan menggunakan kartu tani di Kabupaten Batang sudah mencapai 100%. Hal itu dikatakan kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Heru Yuwono.

\"Serapan kartu tani kami sudah 100% sejak 1 April 2020, jadi yang teratas di Jawa Tengah,\" katanya.

AYO BACA : Komunitas MTB Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Ia menyatakan pada 1 April 2020 sudah ada 56 ribu petani yang 'menggesek' kartu tani di Kios Pupuk Lengkap (KPL).
Heru menambahkan, data terakhir, pemilik kartu tani saat ini sudah tembus lebih dari 60 ribu petani.

Kepala Dinpaperta Batang itu mengakui bahwa pengajuan usulan pupuk di RDKK dan alokasi yang turun tidak sesuai.

AYO BACA : Batang Kekurangan Ribuan Ton Jagung, Bupati Ajak Petani Tingkatkan Produktivitas

\"Tapi mencukupi hingga sekarang, kemarin juga ada surat dari pemerintah provinsi agar ada pengajuan tambahan kebutuhan pupuk bersubsidi,\" jelasnya.

Namun, hingga sekarang, ia belum mengajukan dan melihat perkembangan kebutuhan petani.

Heru menyatakan masih ada beberapa perbaikan yang perlu dilakukan semisal, wilayah KPL yang susah sinyal harus bisa ada solusi.

Ia juga mengatakan, Pemkab Batang memang mewajibkan petani memiliki kartu tani. 

Hal itu agar petani tidak khawatir kekurangan stok pupuk bersubsidi karena sudah terdata semua kebutuhan pupuknya.
Dari data resmi totalnya 69.446 kartu dengan luasan lahan pertaniannya mencapai 81.886.72 hektare.
 
Kebutuhan pupuk urea 19.259.749 kg, pupuk SP-36 capai 8.572.256 kg, pupuk organik 16.866.567kg, pupuk ZA, 4.11.632kg, pupuk NPK capai 23.247.944 kg.

AYO BACA : Dinas Pertanian Batang Dampingi Petani Hasilkan Kopi Berkualitas

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar