Setahun Penderita Tumor Belum Tertangani, Bupati Wihaji Lobi ke RS Kariadi Semarang

  Selasa, 23 Februari 2021   Muslihun
Bupati Batang Wihaji tilik warga penderita tomor di Desa Getas Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (23/2/2021). (Muslihun/kontributor Batang)

BAWANG, AYOBATANG.COM - Bupati Batang Wihaji membantu percepatan pengobatan Santoso (44) Warga Desa Getas, Kecamatan Bawang yang menderita tumor di perut.

Sudah satu tahun lamanya ia mengantre untuk menjalani operasi di RSUP Kariadi Semarang hingga sekarang belum tertangani.

Kondisi perutnya pun kian membesar sampai menggangu dalam bernafas. Santoso hanya bisa berbaring lemas merasakan sakit di tempat tidur.

"Santoso sudah hampir satu tahun lebih menunggu untuk bedah tumor khusus. Menurut keterangan sementara dari dokter, yang dulu urutan antrean nomor 400 sekarang sudah di urutan 159. Inginnya ada percepatan," ujar Bupati Batang saat tilik rumah Santoso, di Desa Getas, Kecamatan Bawang, Selasa (23/2).

Kunjungan tilik warga tersebut dilakukan oleh Bupati Wihaji  berawal dari grup whatsapp kepala desa. Ada yang melaporkan kalau warganya butuh percepatan penanganan pengobatan.

Setelah berkunjung, ia memastikan agar Santoso segera mendapatkan penanganan medis. Pihak Puskesmas pun diminta untuk terus memantau kondisi kesehatan Santoso.

"Untuk itu saya akan berusaha untuk berkomunikasi dengan rumah sakit Kariadi agar ada percepatan penanganan," tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wihaji juga memberikan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako. Ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban keluarga.

Dahulu, Santoso merupakan tukang batu. Sudah satu tahun ia tidak bisa bekerja, hingga tidak bisa memberi pemasukan untuk keluarga. Beruntung, biaya pengobatan telah ditanggung BPJS Kesehatan.

Ribut Widyaningsih (43) tak sadar  meneteskan air mata menjelaskan kondisi suaminya di hadapan Wihaji dengan suara lirihnya.

"Gejala awalnya tidak tahu seperti apa. Tiba-tiba perutnya sakit. Kemudian membesar sedikit demi sedikit. Sampai sekarang sudah sangat besar," ucapnya.

Ia menjelaskan, semula Santoso didiagnosa hernia. Setelah itu mendapatkan rujukan untuk di USG. Hasil yang keluar mengejutkannya. Tidak ditemukan gejala penyakit apapun. Sekarang, suaminya hanya bisa berbaring, untuk jalan berdiri pun harus susah payah. 

"Jalannya hanya sedikit-sedikit, sudah besar sekali. Membengkak semua. Saya minta tolong semoga suami saya segera diatasi penyakitnya," tutur Ribut.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar