Pangkalan Truk Banyuputih Ditutup, Dishub Batang Persiapkan Titik-titik Kantong Parkir

  Selasa, 23 Februari 2021   Muslihun
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono. (Muslihun/ kontributor Batang)

BAWANG, AYOBATANG.COM - Kendati eks pangkalan truk Banyuputih telah ditutup karena akan  dialihfungsikan sebagai lokasi pembangunan gedung Islamic Center, namun masih digunakan oleh sejumlah sopir truk untuk parkir kendaraan. 

Kepala Dinas Perhubungan Batang, Murdiono saat dikonfirmasi tidak mempermasalahkan, karena proses pembangunan belum dimulai. 

''Tidak masalah digunakan untuk parkir truk karena belum mulai proses pembangunannya. Kalau sudah mulai itu tidak boleh,” kata Murdiono saat ditemui di sela – sela kunjungan Bupati Batang tilik warga di Desa Getas Kecamatan Bawang, Selasa (23/2/2021).

Ia pun mengatakan sejak Januari 2021 pangkalan truk sudah ditutup sehingga sudah tidak lagi menarik retribusi parkir.

“Sejak Januari 2021 Dinas Perhubungaan sudah tidak menarik retribusi parkir, walupun ada truk yang diparkir di sana,”ungkapnya.

Dijelaskan, sebagai langkah pengganti pangkalan truk Banyuputih, pihaknya juga sudah menyiapkan kantong – kantong parkir truk. 

“Dishub Batang sudah mensurvai ada 11 titik median jalan yang bisa untuk parkir dan 95 kantong parkir mulai dari jalan raya pantura Plelen hingga Kandeman,” jelasnya. 

Median parkir dan kantong parkir tersebut tersebar di 9 Kecamatan yakni, Gringsing, Banyuputih, Tersono, Limpung, Bandar, Blado, Subah, Tulis dan Kandeman.

“Kalau nantinya pangkalan truk Banyuputih benar – benar di tutup, truk bisa parkir di pangkalan truk Penundan yang bisa menampung 70 kendaraan truk, karena saat ini paling banyak hanya 30 truk yang parkir di Penundan,” katanya. 

Menurut dia, semua tinggal niat sopir truknya saja, terpenting Pemkab sudah siapkan pangkalan truk. 

“Data terakhir itu maksimal hanya 20 kendaraan truk yang parkir di pangkalan truk. Kalau nanti sudah saatnya ditutup bisa parkir di pangkalan truk Penundan yang kapasitasnya sampai 70 kendaraan,” katanya.  

Murdiono juga menjelaskan, penyewa kios dan lahan di pangkalan truk Banyuputih yang sudah menerima uang ganti bongkar, sebagian sudah mulai membongkarnya secara mandiri. 

“Sudah ada 40 penyewa lahan dan kios melakukan bongkar secara mandiri,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar